PERTANIAN MILENIAL YANG RAMAH LINGKUNGAN
b jawa
UPACARA WIWITAN
https://pariwisata.bantulkab.go.id/filestorage/berita/2016/04/tn610/tn610_IMG_9808.JPG
https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2017/03/06/eb733f35-4159-48ac-93bc-c898f48669d7_169.jpg?w=620
https://bernasnews.com/wp-content/uploads/2021/04/1104wiwitan1.jpg
https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2017/03/06/d12714c3-c4d3-474f-a9c3-baa80748d24e_169.jpg?w=700&q=90
https://img.harianjogja.com/posts/2019/12/15/1027130/16-memo-wiwitan.jpg?w=600
https://cdn.yukepo.com/content-images/main-images/2017/09/04/main_image_11474.jpg
https://kec-srandakan.bantulkab.go.id/filestorage/berita/2021/05/img730/img730_WhatsApp%20Image%202021-05-19%20at%2001.20.44.jpeg
Indonesia adalah negara yang dikenal memiliki berbagai macam suku bangsa dan keanekaragaman budaya yang tersebar di seluruh wilayahnya. Kebudayaan dan tradisi yang diajarkan dan diwariskan turun temurun dari nenek moyang terdahulu. Budaya dan tradisi tersebut membentuk kearifan lokal yang mengandung nilai-nilai moral dan maknanya tersendiri.
Kebudayaan tradisional dalam masyarakat Jawa salah satunya adalah wiwitan. Upacara Wiwitan adalah sebuah upacara yang dilakukan oleh petani untuk mengawali panen raya padi di suatu daerah khususnya DIY. Kata wiwit berarti memulai. Wiwit biasanya dilakukan sebelum panen padi, ketika padi itu sudah kuning atau tua. Tujuan pelaksanaan upacara ini adalah sebagai ungkapan syukur atas panen raya yang berlimpah dan rejeki untuk yang akan datang. Menurut kepercayaan Hindu, wiwitan dilakukan sebagai wujud terima kasih dan rasa syukur kepada bumi sebagai sedulur sikep dan Dewi Sri atau Dewi Padi yang telah menumbuhkan padi. Sedulur sikep bagi orang Jawa adalah bumi dianggap sebagai saudara manusia yang harus dihormati dan dilestarikan untuk kehidupan sehari-hari. Upacara ini sudah berlangsung sejak nenek moyang dan masih dilestarikan sampai saat ini.
Berikut ini adalah manfaat dari Upacara Wiwitan
Memperketat gotong royong
Menjalin silaturahmi
Mendekatkan diri kepada sang pencipta
Meningkatkan rasa syukur terhadap Tuhan YME
Melestarikan budaya/ adat istiadat
Sebelum melakukan acara wiwit yang perlu dilakukan adalah menyiapkan ugarampe/sesaji. Sesaji makanan dalam wiwit mempunyai maksud dan tujuan tertentu. Sebelum melaksanakan upacara tradisi wiwit, malam sebelumnya masyarakat melakukan kegiatan diantaranya pergi ke masjid untuk melaksanakan kenduri. Sebelum melaksanakan kenduri masyarakat desa diminta dana atau berupa uang untuk membeli minyak tanah guna membuat obor. Obor digunakan untuk alat penerang dalam melaksanakan ritual mengelilingi sawah. Semua ritual ini tentunya mengandung harapan agar selamat, hasil panen yang dihasilkan tidak dimakan tikus dan terhindar dari malapetaka. Masyarakat petani begitu mempercayai dan juga melaksanakan tradisi ritual wiwit padi karena kalau padi tidak diwiwit, diyakini bahwa hasil panen padi berikutnya tidak memuaskan.
PENGELOLAAN SAMPAH DI JOGJA
PENGELOLAAN SAMPAH DI JOGJA Tumpukan sampah di salah satu depo di Kota Yogyakarta karena TPA Piyungan ditutup, (ANTARA/Eka AR) Saat ini Daerah Istimewa Yogyakarta sedang dalam keadaan darurat sampah. Hal ini terjadi karena tempat pengolahan akhir atau TPA regional di Piyungan tidak dapat beroperasi secara maksimal. Oleh karena itu, banyak masyarakat yang masih bingung bagaimana cara menangani sampah. Tumpukan sampah bermunculan di banyak tempat dan sebagian masyarakat nekat membakar sampah sehingga menimbulkan pencemaran udara. Meski TPA kawasan Piyungan dibuka dalam kapasitas terbatas, namun darurat sampah di beberapa wilayah DIY belum teratasi. Keadaan ini menyebabkan tumpukan sampah dibuang sembarangan di pinggir jalan dan tempat umum. Bahkan, tumpukan sampah bermunculan di Alun-Alun Selatan Yogyakarta. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Sleman telah mengoperasikan Tempat Penyimpanan Sementara Sampah (TPSS) Tamanmartani s...
Komentar
Posting Komentar